Mimbarmalut.id – Oknum Pegawai Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Ternate berinisial SS alias Safrijal diduga terlibat penipuan yang mengakibatkan korban mengalami kerugian mencapai Rp265 Juta.

Aksi penipuan oknum pegawai Rutan tersebut cukup meyakinkan, di mana SS menjanjikan orang tua korban bahwa anak mereka bakal ia upayakan hingga menjadi seorang Pegawai ASN di Institusi Kejaksaan pada Oktober 2023.

Berdasarkan informasi dan keterangan yang dihimpun media ini, Safrijal mengetahui bahwa korban tengah bersiap untuk mengikuti seleksi tes ASN Kejaksaan.

Hal itu kemudian dimanfaatkan oleh SS dan langsung melancarkan aksinya dengan menawarkan jaminan kelulusan kepada korban dan orang tuanya dengan meminta mahar yang awalnya disepakati sebesar Rp150 juta namun belum direalisasikan.

Ibu korban juga kembali mengungkapkan, bahwa usai bertemu dan membuatkan komitmen mahar Rp150 juta itu, Safrijal meminta uang jaminan atau “Uang Kepercayaan” terlebih dulu sebesar Rp15 juta sebelum tes dimulai dengan dalih pengikat komitmen.

“Jadi dia (oknum) sebelum bicara mahar tes, ia meminta uang kepercayaan 15 juta agar saling percaya. Sebelum tes itu sisanya diserahkan seluruhnya, ia juga menyampaikan begitu,” ungkap Ibu korban media ini pada Senin, (13/7/26).

Setelah proses seleksi berjalan, Ibu korban mengatakan bahwa ternyata anak mereka tidak lulus tes. Namun perbuatan (Bafoya) SS tidak berhenti sampai disitu, ia justru kembali menghubungi korban dan meminta agar orang tuanya menyiapkan uang tambahan lagi sebesar Rp150 juta yang sudah disepakati diatas.

Oknum Pegawai ASN di Rutan Kelas II B Ternate itu berusaha meyakinkan korban agar tidak mengkhawatirkan hasil nilai, dengan klaim bahwa uang ratusan juta tersebut akan diserahkan langsung kepada Kepala Kejaksaan.

“Ia datang meminta uang 150 juta untuk diserahkan kepada Kepala Kejaksaan, dan mengatakan bahwa dirinya dan Kepala Jaksa yang akan urus hingga selesai,” ucap Ibu korban menirukan perkataan oknum pegawai Lapas tersebut.

Fikram Sabar
Editor
Fikram Sabar
Reporter