Menurut warga, persoalan ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi merugikan masyarakat dan mencederai kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana desa.
“Inspektorat jangan tutup mata. Semua harus diperiksa, mulai dari anggaran material sampai distribusi kloset. Jangan sampai anggaran desa diduga habis di atas kertas sementara masyarakat justru keluar biaya sendiri,” pungkasnya.
Hingga berita dipublish, Media ini masih terus berupaya mengkonfirmasi Kepala Desa Ngute-ngute, Muin Abdurahim terkait dengan sejumlah dugaan tersebut.
***
Tag Terkait:


Tinggalkan Balasan