“Kebutuhan masyarakat terus tumbuh. Pengembangan fasilitas harus dibarengi peningkatan kompetensi SDM, teknologi, dan jejaring rujukan yang kuat,” tutur Rosita.
Gedung Pelayanan Jantung Terpadu kini didukung fasilitas Cath Lab untuk diagnostik dan tindakan intervensi, serta dipersiapkan untuk pengembangan layanan Bedah Jantung Terbuka secara bertahap.
Penguatan layanan tersebut didukung jejaring pengampuan hingga 2031 yang melibatkan RS Jantung Harapan Kita, RSUD Dr. Soetomo, dan RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo.
Usai peresmian, Gubernur bersama Direktur RSUD, jajaran pimpinan daerah, dan tim ahli nasional meninjau ruang operasi untuk memastikan sterilitas serta kesiapan sarana dan prasarana sebelum digunakan.
Dengan penguatan fasilitas, SDM, teknologi, dan jejaring rujukan tersebut, RSUD Chasan Boesoirie diharapkan mampu memperluas akses serta mempercepat penanganan pasien jantung di Maluku Utara.
***


Tinggalkan Balasan