Mimbarmalut.id – Sentral Organisasi Pelajar Mahasiswa Indonesia (SeOPMI) Halmahera Timur (Haltim) mengecam dugaan intimidasi dan diskriminasi terhadap M. Saddam Talibuddin, Ketua Serikat Pekerja Lokal Haltim, yang diduga berkaitan dengan aktivitasnya dalam menyuarakan hak dan kepentingan pekerja lokal di lingkungan PT Tunas Persada Mining (TPM).
M. Saddam Talibuddin disebut mendapat label “Provokator”karena aktif menyampaikan aspirasi dan memperjuangkan kepentingan pekerja lokal. Bahkan, muncul dugaan adanya ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap dirinya.
Ketua SeOPMI Haltim, Asyadi S. Ladjim, menilai apabila dugaan tersebut terbukti, maka persoalan ini merupakan masalah serius dalam hubungan industrial dan tidak boleh dibiarkan tanpa pemeriksaan yang objektif.
“Jangan sampai pekerja yang menyuarakan hak-haknya justru diberi label provokator, kemudian mendapat tekanan hingga ancaman PHK. Kalau benar terjadi, ini harus diperiksa secara serius,” tegas Asyadi.
Menurut Asyadi, serikat pekerja bukan pihak yang harus dibungkam ketika menyampaikan aspirasi. Serikat pekerja memiliki fungsi penting sebagai wadah komunikasi dan perjuangan kepentingan pekerja dalam hubungan industrial.
Karena itu, SeOPMI Haltim mendesak Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) segera memanggil manajemen PT TPM, termasuk Mochamad Erdiansyah selaku HRD PT Tunas Persada Mining, untuk memberikan klarifikasi terkait dugaan intimidasi, diskriminasi, pelabelan “provokator” dan ancaman PHK terhadap M. Saddam Talibuddin.
Asyadi meminta pemeriksaan dilakukan secara objektif dengan mendengarkan keterangan seluruh pihak serta menelusuri fakta dan bukti yang berkaitan dengan persoalan tersebut.
“Disnaker jangan hanya menjadi penonton. Kalau ada dugaan pelanggaran terhadap hak pekerja, harus diperiksa. Jangan sampai persoalan ini dibiarkan dan kemudian berkembang menjadi konflik hubungan industrial yang lebih besar,” ujar Asyadi.
SeOPMI juga menegaskan bahwa apabila hasil pemeriksaan membuktikan adanya intimidasi, diskriminasi atau penyalahgunaan kewenangan terhadap pekerja, maka manajemen PT TPM harus mengambil tindakan tegas terhadap pihak yang terbukti bertanggung jawab.


Tinggalkan Balasan