Mimbarmalut.id – Pengelolaan Dana Desa di Desa Ngute-Ngute, Kecamatan Kayoa Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), dalam beberapa tahun terakhir menjadi sorotan publik. Selasa (2/6/2026).

Pasalnya, ada beberapa program yang tercantum dalam dokumen laporan penggunaan anggaran desa dipertanyakan warga karena dinilai belum terlihat manfaatnya maupun realisasinya secara jelas di lapangan.

Berdasarkan data yang diperoleh media ini, terdapat sejumlah kegiatan yang dianggarkan melalui Dana Desa sejak 2021 hingga 2025 dengan nilai mencapai lebih dari setengah miliar diduga kuat tidak terealisasi. Bahkan, sebagian warga mengaku belum mengetahui secara rinci bentuk pelaksanaan maupun penerima manfaat dari sejumlah program tersebut.

Sorotan mengarah pada program untuk sektor perikanan yang setiap tahun mendapatkan alokasi anggaran cukup besar. Dalam dokumen penggunaan Dana Desa, Pemerintah Desa Ngute-Ngute tercatat mengalokasikan anggaran bantuan perikanan sebesar Rp80 juta di tahun 2022, Rp81,5 juta pada tahun 2023, Rp146,5 juta pada tahun 2024, dan Rp157,87 juta pada tahun 2025.

Selain itu, pada tahun 2025 juga tercatat anggaran rehabilitasi atau peningkatan pelabuhan perikanan sungai kecil milik desa sebesar Rp218,6 juta.

Jika diakumulasikan, anggaran yang berkaitan dengan sektor perikanan dalam beberapa tahun terakhir mencapai lebih dari Rp680 juta.

Besarnya nilai anggaran tersebut memunculkan pertanyaan dari sejumlah warga mengenai bentuk realisasi program serta dampaknya terhadap masyarakat penerima manfaat.

Beberapa warga yang ditemui media ini mengaku hanya mengetahui adanya bantuan berupa sejumlah body viber yang disalurkan sekitar tahun 2025 hingga 2026, yang jika dibandingkan dengan besaran anggaran tersebut sangat tidak logis.

Sementara untuk program-program yang dianggarkan pada tahun-tahun sebelumnya, mereka mengaku belum mengetahui secara pasti bentuk bantuan maupun pelaksanaannya.

Fikram Sabar
Editor
Fikram Sabar
Reporter