Mimbarmalut.id – Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara (Malut) bergerak cepat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di Desa Dowora, Kecamatan Gane Barat Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel).

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan distribusi air bersih dengan mengusung semangat “Cari, Temukan, Eksekusi”, Minggu (16/8/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIT tersebut dilaksanakan BWS Maluku Utara berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Dowora. Langkah ini menjadi bentuk respons terhadap kebutuhan air bersih masyarakat, khususnya warga yang berada di wilayah pesisir dan memiliki keterbatasan akses terhadap sumber air.

Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara, M. Saleh Talib menyampaikan bahwa dalam pelaksanaannya, para tim terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan Kepala Desa Dowora serta Kepala Dusun Jibubu. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan sumber air sekaligus menentukan titik distribusi yang dapat menjangkau masyarakat secara efektif.

Berdasarkan perencanaan awal, distribusi air bersih ditargetkan mencapai 15.000 liter yang akan disalurkan pada dua titik di Desa Dowora. Distribusi tersebut direncanakan berlangsung secara bertahap selama tiga hari ke depan.

Meski harus menghadapi gelombang di lautan, BWS Maluku Utara tetap berkomitmen penuhi kebutuhan masyarakat di Desa Dowora terkait dengan air bersih yang disalurkan secara bertahap.

“Pada tahap awal pelaksanaan, para tim telah menyiapkan satu unit pompa Alcon dan dua unit profile tank dengan kapasitas masing-masing 1.200 liter. Hingga Minggu (16/8), total air bersih yang berhasil disalurkan tercatat sebanyak 3.200 liter,” ujar Kabalai BWS.

Kata Saleh, penyaluran air dilakukan melalui jalur laut mengingat kondisi geografis Desa Dowora yang merupakan wilayah pesisir. Untuk mencapai lokasi, distribusi menggunakan kapal nelayan berukuran kecil dengan waktu tempuh sekitar 20 menit.

Program tersebut diproyeksikan memberikan manfaat kepada 316 KK di Desa Dowora. Kehadiran distribusi air bersih ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus meringankan beban warga yang mengalami keterbatasan akses terhadap air bersih,” jelasnya.

Dari sisi kondisi lapangan lanjut M. Saleh, kegiatan berjalan relatif lancar. Cuaca pada saat pelaksanaan dalam kondisi cerah, sementara akses menuju lokasi distribusi sepenuhnya melalui jalur laut. Kondisi topografi wilayah yang berada di kawasan pesisir menjadi salah satu faktor yang turut diperhitungkan dalam proses penyaluran.

Fikram Sabar
Editor
Fikram Sabar
Reporter