Ia juga menyampaikan bahwa, pelaksanaan distribusi tidak sepenuhnya tanpa hambatan. Tim di lapangan menghadapi kondisi Gelombang Pasang yang menjadi tantangan dalam proses mobilisasi menggunakan transportasi laut. Namun, kendala tersebut tidak menghentikan proses penyaluran air kepada masyarakat.

Jika dibandingkan dengan kebutuhan yang telah ditetapkan, realisasi tahap pertama sebesar 3.200 liter menjadi bagian awal dari target keseluruhan 15.000 liter.

“Dengan demikian, masih terdapat sekitar 11.800 liter yang akan disalurkan secara bertahap dalam pelaksanaan berikutnya,” ucapnya.

Dikatakan, BWS Maluku Utara memastikan kegiatan distribusi akan terus dilanjutkan selama tiga hari ke depan hingga target penyaluran air bersih sebanyak 15.000 liter dapat direalisasikan. Pelaksanaan akan tetap menyesuaikan kondisi cuaca, gelombang, akses laut, serta kesiapan titik distribusi.

“Melalui pola kerja “Cari, Temukan, Eksekusi”, BWS Maluku Utara bersama Pemerintah Desa Dowora tidak hanya mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, tetapi juga langsung mengambil langkah nyata di lapangan,” pungkasnya.

“Distribusi air bersih ini menjadi bentuk kolaborasi dalam memastikan kebutuhan dasar warga di wilayah pesisir tetap mendapatkan perhatian dan penanganan secara cepat,” tambah M. Saleh Talib mengakhiri.

***

Fikram Sabar
Editor
Fikram Sabar
Reporter