Menurut Claire, kunjungan lapangan merupakan bagian penting untuk memahami kondisi pelayanan secara langsung.
Informasi yang diperoleh dari fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan di daerah akan memberikan gambaran mengenai kebutuhan dan kesiapan layanan dalam mendukung upaya percepatan eliminasi kanker serviks.
Direktur RSUD dr. H. Chasan Boesoirie, dr. Rosita Alkatiri, M.Kes., menyambut baik kunjungan dan kolaborasi tersebut. Menurut Rosita, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi rumah sakit untuk menyampaikan kondisi dan kebutuhan pelayanan sekaligus memperoleh masukan dalam upaya penguatan layanan kanker.
“Kami menyambut baik kolaborasi ini karena sangat membantu dalam memperluas jangkauan deteksi dini bagi perempuan di seluruh wilayah Maluku Utara,” ujar Rosita.
Hasil observasi dan diskusi selama kunjungan selanjutnya akan menjadi bahan masukan bagi Kementerian Kesehatan dan tim Technical Assistance Universitas Sydney dalam mendukung perencanaan penguatan layanan kanker serviks.
Melalui kegiatan ini, diharapkan upaya percepatan eliminasi kanker serviks dapat terus diperkuat dengan mempertimbangkan kondisi nyata di lapangan, termasuk kapasitas fasilitas kesehatan, ketersediaan sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta kebutuhan pelayanan di daerah.
***


Tinggalkan Balasan