Mimbarmalut.id – Sentral Organisasi Pelajar Mahasiswa Indonesia (SeOPMI) Halmahera Timur, mengecam keras sikap Kepala Bidang (Kabid) Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Syane Seba.

Syane Seba yang juga menjabarkan sebagai Pejabat Pembuatan Komitmen (PPK) ini saat dihubungi terkait kondisi asrama mahasiswa dan minimnya pasokan air, justru merespon dengan sikap yang dinilai tidak pantas.

Hal itu dikemukakan oleh Ketua Umum SeOPMI Haltim, Asyadi S. Ladjim. Saat dikomunikasikan untuk menyampaikan kondisi fasilitas asrama yang ditempati mahasiswa Haltim. Syane justru menyebutkan bahwa harusnya mereka tidak bertanggung jawab untuk terus memfasilitasi perbaikan maupun mengurusi pasokan air dengan alasan karena bukan mereka yang tempati.

Dalam percakapan tersebut, pembahasan tidak hanya menyangkut persoalan air, tetapi juga bergeser pada perhatian salah satu anggota DPRD Halmahera Tengah (Halteng) terhadap kondisi mahasiswa Haltim.

Dalam percakapan yang diperlihatkan Ketua SeOPMI, Syane mempertanyakan persoalan penggunaan air dan menyampaikan bahwa terdapat pihak lain yang membayar kebutuhan air tersebut.

“Kalian yang pakai air lalu orang lain yang bayar! ada aturannya minta bantu, supaya sama-sama tidak sakit hati. Ini kalian marah-marah seolah itu kewajiban kami,” tulis Syane saat dikomunikasikan persoalan kondisi terkini mahasiswa yang tempati Asrama Haltim.

Syane kemudian menyebut adanya anggota DPRD Halteng yang memberikan perhatian kepada mahasiswa.

“Ada anggota DPRD Halteng yang ada hati nurani, kenapa kalian tidak minta bantu kepada dia saja untuk bayar. Kami ini tidak ada hati nurani, jadi kenapa kamu masih telpon kami,” ucap Kabid BPKAD Haltim, Syane Seba saat merespon pesan whatsapp Ketua SeOPMI, Asyadi S. Ladjim.

“Memangnya air itu kami yang pakai? Sehingga kalain marah-marah jika pasokannya sudah tidak baik? Kalain ini tidak tahu berterimakasih makanya seperti itu. Kalian bilang kami tidak ada hati nurani, makanya hati nurani kami benar-benar sudah hilang seperti kata-kata kalian,” tambah Syane seperti dikutip dari tangkapan layar yang disampaikan Asyadi S. Ladjim kepada redaksi media ini.

Fikram Sabar
Editor
Fikram Sabar
Reporter