Mimbarnalut.id – Pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang dinilai berhasil dan tertata baik di RSUD dr. H. Chasan Boesoirie menjadi alasan utama Komisi I DPRD Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) melakukan konsultasi dan studi pembelajaran ke rumah sakit rujukan Provinsi Maluku Utara tersebut, Kamis (11/6).

Kunjungan yang dipimpin langsung Ketua Komisi I DPRD Halmahera Selatan, Munawir Bahar, itu bertujuan menggali pengalaman RSUD Chasan Boesoirie dalam mengelola BLUD, khususnya terkait pembayaran Jasa Pelayanan (Jaspel) tenaga kesehatan yang selama ini menjadi perhatian di RSUD Labuha.

Munawir menjelaskan, konsultasi tersebut merupakan tindak lanjut dari berbagai aspirasi masyarakat dan hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama manajemen RSUD Labuha.

Salah satu persoalan yang mencuat adalah belum terealisasinya pembayaran Jaspel bagi tenaga kesehatan, meskipun regulasi berupa Peraturan Kepala Daerah (Perkada) Tahun 2025 telah tersedia.

“Sebagai fungsi pengawasan DPRD, kami ingin mempelajari secara langsung bagaimana tata kelola BLUD yang diterapkan RSUD dr. H. Chasan Boesoirie sehingga dapat menjadi referensi dalam mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi RSUD Labuha,” ucap Munawir.

Jasa pelayanan (Jaspel) tenaga medis dan tata kelola BLUD jadi tujuan utama konsultasi DPRD Halsel di RSUD Chasan Boesoirie.

Kehadiran rombongan DPRD Halsel turut diterima jajaran manajemen RSUD dr. H. Chasan Boesoirie yang diwakili Wakil Direktur Umum dan Keuangan, Agung Sri Sadono, S.Sos., M.Acc.

Dalam pemaparannya, Agung menjelaskan bahwa keberhasilan pengelolaan BLUD tidak hanya bergantung pada besarnya pendapatan rumah sakit, tetapi juga pada disiplin tata kelola, transparansi keuangan, dan kepatuhan terhadap regulasi sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 79 Tahun 2018 tentang BLUD.

Ia mengungkapkan, RSUD dr. H. Chasan Boesoirie secara konsisten menerapkan mekanisme pengelolaan keuangan yang sehat, termasuk pemenuhan hak-hak pegawai dan tenaga kesehatan secara tepat waktu.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi faktor penting dalam menjaga motivasi kerja sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Fikram Sabar
Editor
Fikram Sabar
Reporter