“Inovasi ini kami bangun semata-mata demi kenyamanan dan keselamatan pasien. Transformasi digital di rumah sakit bukan sekadar perubahan teknis, melainkan wujud komitmen kami untuk menghadirkan layanan kesehatan modern yang efektif, efisien, dan terintegrasi, guna terus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi ini,” tegas dr. Rosita.

Keberhasilan implementasi e-Resep menjadi bukti bahwa pelayanan publik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat. Kini, antrean panjang di area farmasi yang sebelumnya menjadi keluhan utama pasien mulai berkurang drastis.

Lebih dari sekadar inovasi teknologi, e-Resep menjadi simbol perubahan budaya pelayanan di RSUD dr. H. Chasan Boesoirie, dari layanan konvensional menuju sistem kesehatan digital yang humanis, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

***

Fikram Sabar
Editor
Fikram Sabar
Reporter