Mimbarmalut.id — Praktik dugaan penipuan berkedok rekrutmen tenaga honorer di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate akhirnya terbongkar.

Dalam dugaan kasus tersebut, seorang perempuan berinisial RR alias Rasina Rizal resmi dilaporkan ke Polres Ternate setelah diduga menipu sejumlah warga dengan modus menjanjikan pekerjaan instan tanpa prosedur resmi.

Laporan ini dilayangkan oleh kuasa hukum tiga korban, Bahmi Bahrun, yang menilai tindakan terlapor bukan sekadar penipuan biasa, melainkan skema terencana yang memanfaatkan nama besar pejabat daerah untuk mengelabui korban.

“Ini bukan tindakan spontan. Terlapor diduga dengan sengaja mencatut nama Wali Kota Ternate, Sekda, hingga Kepala BKD untuk membangun kepercayaan palsu. Ia seolah memiliki akses khusus di dalam sistem pemerintahan,” ujar Bahmi dengan nada tegas pada, Sabtu (11/4/2026) kemarin.

Menurut Bahmi, praktik tersebut merupakan bentuk manipulasi serius yang tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga menyeret nama institusi pemerintah ke dalam pusaran kebohongan.

Tak hanya itu, Rasina juga diduga memainkan peran ganda dengan mengaku sebagai wartawan dan mengklaim memiliki jabatan strategis di organisasi Kartini Kota Ternate.

Identitas palsu ini diduga sengaja dibangun untuk memperkuat citra seolah-olah dirinya memiliki pengaruh luas.

“Ini modus klasik tapi dikemas rapi. Mengaku wartawan, punya jabatan organisasi, lalu membawa-bawa nama pejabat. Tujuannya satu: membuat korban percaya tanpa ragu,” ungkap Bahmi.

Dengan skenario tersebut, para korban kemudian diminta menyetorkan uang dalam jumlah besar. Dalihnya beragam, mulai dari biaya administrasi, pengadaan seragam, hingga pengurusan Nomor Induk Pegawai (NIP).

Fikram Sabar
Editor
Fikram Sabar
Reporter