“Kami mengusung arah baru Golkar Ternate agar seluruh elemen partai bergerak solid dan merangkul semua pihak. Kami akan melakukan penyegaran, khususnya dalam struktur kepengurusan, dengan menghadirkan wajah-wajah baru, tetapi tetap melibatkan dan merangkul para pengurus lama. Kita meninggalkan budaya lama dan melangkah bersama dengan budaya baru yang lebih segar,” ujarnya.

Di sektor politik elektoral, Ardian memasang target ambisius bagi Golkar Ternate. Ia menargetkan partainya mampu meraih lima hingga enam kursi legislatif atau bahkan lebih, sekaligus merebut posisi pimpinan DPRD Kota Ternate.

Target tersebut menjadi salah satu agenda utama kepemimpinannya dalam mempersiapkan Golkar menghadapi pemilu mendatang. Untuk mewujudkannya, konsolidasi kader, penguatan struktur organisasi, serta peningkatan kedekatan dengan masyarakat menjadi langkah penting yang perlu dilakukan partai.

“Golkar Ternate harus merebut kursi pimpinan DPRD Kota Ternate. Kami menargetkan lima hingga enam kursi atau bahkan lebih, sekaligus menyiapkan kader utama untuk maju dalam Pemilihan Wali Kota Ternate,” tutur Ardian.

Selain memperkuat posisi di parlemen, Golkar Ternate juga akan mempersiapkan kader terbaik untuk mengikuti kontestasi Pemilihan Wali Kota Ternate. Langkah ini menunjukkan bahwa partai tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah kursi legislatif, tetapi juga ingin memperkuat peran dalam menentukan kepemimpinan daerah.

Meski demikian, pencapaian target tersebut akan membutuhkan kerja kolektif seluruh elemen partai, termasuk kemampuan membangun komunikasi politik dan memperluas dukungan masyarakat.

Ardian menegaskan bahwa keberhasilan Golkar ke depan tidak hanya ditentukan oleh struktur kepengurusan, tetapi juga oleh soliditas kader dan kemampuan partai membangun hubungan dengan masyarakat.

Karena itu, ia berkomitmen merangkul seluruh elemen partai, termasuk pihak-pihak yang sebelumnya memiliki pilihan berbeda dalam Musda. Penyegaran organisasi, menurutnya, harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kesinambungan dan pengalaman para pengurus lama.

Ardian juga menempatkan insan pers dan media massa sebagai mitra strategis dalam menyampaikan program serta aktivitas partai kepada publik. Ia berharap media dapat menjadi jembatan komunikasi antara Golkar dan masyarakat sekaligus mengawal perjalanan kepemimpinannya.

Fikram Sabar
Editor
Fikram Sabar
Reporter