Mimbarmalut.id– Musyawarah Daerah (Musda) ke-VII Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Ternate dipastikan berlanjut pada 22 Oktober 2026 mendatang.
Keputusan tersebut dikeluarkan setelah pelaksanaan Musda diambil alih oleh DPD I Partai Golkar Provinsi Maluku Utara melalui rapat pleno bersama jajaran pengurus provinsi.
Berdasarkan hasil rapat pleno yang melibatkan Ketua DPD I Golkar Maluku Utara, Alien Mus, dan Ketua Harian DPD I, Ikram Malan Sangaji, pelaksanaan Musda dijadwalkan berlanjut pada 22 Oktober 2026, bertempat di lantai II Kantor DPD I Golkar Provinsi Maluku Utara.
Kebijakan ini menjadi momentum bagi para kandidat untuk menunggu tahapan verifikasi berkas dan dukungan sebelum hasilnya diumumkan pada hari pelaksanaan Musda mendatang.
Tercatat, terdapat dua calon yang bersaing dalam perebutan kursi Ketua DPD II Golkar Kota Ternate. Namun, berkas dan dukungan masing-masing kandidat akan diverifikasi terlebih dahulu sebelum diumumkan secara resmi.
Ardian Idhan, salah satu kandidat calon Ketua DPD I Golkar Kota Ternate kepada awak media menegaskan bahwa kesiapannya mengikuti seluruh tahapan yang telah ditetapkan oleh DPD I Golkar Maluku Utara sampai sejauh menurutnya berjalan dengan baik. Ia menyatakan menerima keputusan rapat pleno dan memilih tetap optimistis menghadapi kelanjutan Musda.
“Keputusan hari ini dikeluarkan oleh Ketua serta jajaran pengurus DPD I Golkar Provinsi Maluku Utara. Kami menerima keputusan tersebut sampai dengan tanggal 22 Oktober 2026 nanti. Apa pun itu, saya tetap optimistis terpilih menjadi pemenang Ketua DPD II Golkar Kota Ternate,” ujar Ardian.
Menurutnya, langkah selanjutnya adalah mengikuti keputusan dan mekanisme yang telah ditetapkan oleh pengurus provinsi. Ia menegaskan bahwa seluruh proses harus dihormati hingga penetapan hasil Musda.
“Langkah selanjutnya, kita kembali mengikuti apa yang telah disampaikan melalui hasil pleno DPD I Golkar Maluku Utara. Sudah diputuskan tanggal 22 Oktober, jadi kita menunggu sampai hari itu untuk mendengarkan hasilnya. Saya tetap yakin,” pungkas Politisi Muda Golkar Kota Ternate itu.
Terkait informasi adanya surat rekomendasi dukungan ganda, Ardian mengklaim proses konsolidasi dan penandatanganan dukungan yang diterimanya telah dilakukan lebih awal, yakni pada 3 Oktober.
“Tadi memang ada dua rekomendasi dukungan ganda. Namun, penandatanganan dukungan untuk saya dilakukan lebih dahulu, pada tanggal 3 Oktober. Saya melakukan konsolidasi dan proses penandatanganan itu diberikan kepada saya. Jadi, terkait dukungan ganda itu, saya merasa dukungan yang masuk kepada saya memiliki dasar proses yang lebih awal. Saya tetap yakin,” tururnya.
Dengan jadwal kelanjutan Musda pada 22 Oktober 2026, persaingan menuju kursi Ketua DPD II Golkar Kota Ternate kini menunggu tahapan verifikasi berkas dan dukungan. Namun demikian, Ardian Idhan menyatakan siap mengikuti seluruh mekanisme partai sembari mempertahankan optimisme untuk memimpin Golkar Kota Ternate.
***

Tinggalkan Balasan