Mimbarmalut.id — Sikap Kepala Desa Ngute-Ngute, Kecamatan Kayoa Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, Muin Abdurahim, menuai kecaman. Alih-alih menyampaikan gak jawab dan klarifikasi dengan baik atas pemberitaan diberitakan sebelumnya, ia justru memblokir kontak WhatsApp wartawan yang hendak melakukan konfirmasi.

Setelah berita yang berkaitan dengan ketahanan pangan di Desa Ngute-Ngute itu publikasikan, Kades Muin Abdurahim tiba-tiba buka blokir kontak wartawan lalu menelpon serta mengirimkan pesan WhatsApp.

Tindakan tersebut diduga dipicu oleh ketidaknyamanan Muin atas pemberitaan terkait program ketahanan pangan pemerintah pusat yang tidak terlihat realisasinya di Desa Ngute-Ngute. Namun bukannya menjawab substansi persoalan, Muin memilih langkah yang dinilai tidak mencerminkan sikap seorang pejabat publik.

Tak berhenti di situ, setelah membuka blokir, Muin justru mengirimkan pesan bernada menyerang dan tidak etis kepada wartawan. Dalam pesannya, ia secara terang-terangan melontarkan penilaian personal yang tidak relevan dengan kerja jurnalistik.

“Blokir itu karena ngana (kamu) punya tabiat tidak bagus,” tulis Muin dalam pesan WhatsApp yang diterima wartawan, Jumat (17/4/2026) malam tadi.

Pernyataan tersebut dinilai mencerminkan sikap arogan dan anti kritik. Alih-alih menjawab pertanyaan publik melalui media, Muin justru menyerang pribadi wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik.

Ia bahkan mengklaim tetap menghargai profesi wartawan, namun pada saat yang sama merendahkan pribadi wartawan sebagai alasan pemblokiran.

“Saya hargai ngana punya profesi, tapi ngana punya pribadi yang kurang bagus itu yang bikin saya malas sehingga blokir itu,” tulisnya lagi.

Saat diminta menjelaskan lebih lanjut terkait tudingan terhadap pribadi wartawan tersebut, Muin memilih bungkam dan tidak lagi merespons.

Fikram Sabar
Editor
Fikram Sabar
Reporter