“Anggaran Rp34 miliar itu terdiri dari dua pekerjaan. Untuk pekerjaan di Pulau Morotai nilainya sekitar Rp16 miliar, sedangkan satu paket lainnya berada di Kabupaten Halmahera Utara dengan nilai sekitar Rp18 miliar,” terangnya.

Irnanda menyampaikan bahwa pekerjaan pembangunan Bendung Sangowo dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama telah selesai dikerjakan, sementara tahap kedua direncanakan akan dilanjutkan pada tahun ini setelah alokasi anggaran yang diajukan mendapat persetujuan dan tersedia.

“Jika anggaran yang diajukan sudah dsetujui maka segera dilakukan pekerjaan tahap duanya, untuk di Morotai, kami proteksikan bakal pasang Bronjong karena kemarin itu anggarannya tidak cukup, makanya tahap dua ini kami akan lakukan pemasanagan bronjong,” pungkasnya.

BWS Maluku Utara berharap proses perbaikan dapat segera diselesaikan sehingga fungsi bendung kembali optimal dan tidak menimbulkan dampak lebih luas terhadap masyarakat maupun lahan perkebunan di sekitar kawasan tersebut.

Fikram Sabar
Editor
Mimbar Malut
Reporter