Mimbarmalut.id – Rumah sakit bukan sekadar ruang pelayanan medis, tetapi ruang pengabdian yang menghadirkan harapan, kepedulian, dan kemanusiaan. Semangat itulah yang terus diteguhkan oleh RSUD dr. H. Chasan Boesoirie melalui pelaksanaan apel pagi yang dirangkaikan dengan pelepasan enam pegawai purna bakti pada Senin, 18 Mei 2026, di halaman rumah sakit.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Direktur dr. Rosita Alkatiri tersebut menjadi momentum penguatan disiplin, evaluasi budaya kerja, serta penegasan komitmen rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam arahannya, dr. Rosita menekankan bahwa seluruh pegawai harus memahami esensi profesi sebagai pelayan masyarakat yang bekerja dengan hati, empati, dan ketulusan.

“Di sini kita tidak hanya melaksanakan kegiatan rutin, melainkan melayani mereka yang datang membawa harapan dan mencari kesembuhan. Yang mereka butuhkan bukan hanya obat, tetapi juga kepedulian, keramahan, dan sikap tulus dari kita semua,” tegas dr. Rosita Alkatiri.

Sebagai bagian dari penguatan tata kelola dan profesionalisme, maka menurut dr. Rosita, manajemen RSUD juga akan segera menerbitkan surat edaran baru terkait tata tertib pegawai, meliputi disiplin berpakaian, kewajiban penggunaan kartu identitas, hingga ketepatan waktu kehadiran dan kepulangan kerja.

Apel pagi yang digelar sekali gus tekankan konsistensi dan komitmen kinerja RSUD Chasan Boesoirie.

“Transformasi pelayanan harus terus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Selain tata tertib, diperlukan penataan ruang informasi agar pengunjung lebih nyaman, serta pembenahan pelayanan apotek sebagai tindak lanjut atas aspirasi dan keluhan masyarakat,” ujarnya.

Apel pagi berubah haru saat memasuki agenda pelepasan enam pegawai yang memasuki masa purna bakti, yakni Kasmawati Ode Samura, Amd.Keb., Martina Hi. Abdullah, Kartini Saleh, Hafsa Buamona, Amd.Kep., Nurhayati Ego, S.Sos., dan Asnur Hi. Hukum, S.ST., M.Kes.

“Atas nama manajemen dan seluruh keluarga besar RSUD dr. H. Chasan Boesoirie, kami menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi dan pengabdiannya. Pengabdian dan keteladanan yang telah diberikan menjadi bagian penting dalam perjalanan institusi ini. Terima kasih atas kerja keras dan loyalitas yang telah dipersembahkan. Semoga selalu sehat, bahagia bersama keluarga, dan senantiasa mendapat keberkahan dari Allah SWT,” tutur dr. Rosita.

Diketahui, sebagai bentuk penghormatan, pimpinan rumah sakit menyerahkan buket bunga dan cendera mata kepada para pegawai purna bakti. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai prosesi pelepasan tersebut sebagai simbol penghargaan atas dedikasi yang telah menjadi bagian dari sejarah pelayanan RSUD dr. H. Chasan Boesoirie kepada masyarakat.

***

Fikram Sabar
Editor
Fikram Sabar
Reporter