
Mimbarmalut.id – Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), terus memperkuat koordinasi lapangan guna memastikan berbagai program pembangunan keluarga dan kependudukan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk di wilayah terpencil. Jumat, (13/3/2026).
Upaya ini menjadi bagian penting dari komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan. Penguatan koordinasi tersebut dilakukan melalui kegiatan konsolidasi internal serta pemantauan langsung terhadap pelaksanaan program di tingkat desa dan kecamatan di seluruh wilayah Halmahera Timur.
Ketua IPeKB Haltim, Maryana Suara, kepada media ini menyampaikan agar penyuluh keluarga berencana mampu memastikan bahwa berbagai program pemerintah dapat diimplementasikan secara efektif dan tepat sasaran di tengah masyarakat. Dikatakan, langkah ini dinilai sangat penting mengingat kondisi geografis Halmahera Timur yang memiliki banyak wilayah dengan akses terbatas.
Melalui koordinasi yang intensif antara penyuluh, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan, diharapkan hambatan distribusi layanan maupun informasi program kependudukan dapat diminimalkan.
Maryana menegaskan, pentingnya peran penyuluh keluarga berencana sebagai ujung tombak dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat mengenai program pembangunan keluarga. Penyuluh tidak hanya bertugas memberikan informasi, tetapi juga melakukan pendampingan langsung kepada keluarga agar mampu memahami dan memanfaatkan layanan yang tersedia.
“Tugas kami adalah memastikan program pusat tidak hanya berhenti di tingkat kabupaten, tetapi sampai ke rumah-rumah warga baik dipusat kota maupun di wilayah terpencil. Namun, kami tidak menutup mata bahwa jarak tempuh yang jauh dan aksesibilitas antarwilayah di Halmahera Timur seringkali menjadi hambatan bagi para PKB/PLKB dan kader dalam berkoordinasi secara intensif,” pungkas Maryana.
Ketua IPeKB Haltim itu juga menjelaskan bahwa, di lapangan, penyuluh keluarga berencana berperan aktif dalam berbagai kegiatan, mulai dari penyuluhan kesehatan reproduksi, layanan keluarga berencana, hingga pendampingan keluarga yang berisiko stunting.
“Peran ini menjadi bagian penting dalam upaya pemerintah meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak serta memperkuat ketahanan keluarga di tingkat masyarakat. Secara nasional, peran penyuluh keluarga berencana memang sangat strategis dalam keberhasilan program kependudukan dan pembangunan keluarga,” ujar Ketua IPeKB Haltim, Maryana Suara.
Selain itu, penyuluh menjadi garda terdepan yang memastikan berbagai kebijakan dapat diimplementasikan secara nyata di tengah masyarakat. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional menyebut penyuluh KB sebagai salah satu faktor penentu keberhasilan program pembangunan keluarga dan kependudukan di Indonesia.
Menurut Maryana, melalui penguatan koordinasi lapangan, IPeKB Halmahera Timur juga berupaya membangun sinergi yang lebih erat dengan pemerintah daerah serta berbagai sektor terkait.
“Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat implementasi program prioritas nasional, termasuk percepatan penurunan stunting dan peningkatan kualitas keluarga khsusnya di wilayah Halmahera Timur ini,” cakapnya.
Lebih jauh, Maryana menekankan bahwa kegiatan koordinasi lapangan juga menjadi sarana evaluasi terhadap pelaksanaan program yang telah berjalan. Dengan evaluasi yang dilakukan secara berkala, para penyuluh dapat mengidentifikasi berbagai tantangan di lapangan sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.
Maryana bilang, IPeKB Halmahera Timur optimistis dengan kerja sama yang solid antara penyuluh, pemerintah daerah, dan masyarakat, berbagai program pembangunan keluarga dapat berjalan lebih optimal. Kehadiran penyuluh di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.
”Ke depan, IPeKB Halmahera Timur berkomitmen untuk terus memperkuat peran penyuluh keluarga berencana sebagai motor penggerak program kependudukan dan pembangunan keluarga. Dengan pendekatan yang lebih intensif di tingkat lapangan, diharapkan seluruh program pemerintah dapat menjangkau masyarakat hingga ke wilayah paling terpencil sekalipun,” tutupnya.
Perlu diinformasikan, beberapa program prioritas BKKBN Pusat yang saat ini tengah digencarkan di Halmahera Timur:
- Percepatan Penurunan Stunting: Melalui pendampingan CATIN dan keluarga berisiko stunting oleh tim pendamping Keluarga di tiap desa,(TPK).
- Program Bangga Kencana: Mewujudkan keluarga berkualitas dan pertumbuhan penduduk yang seimbang.
- Pemberdayaan Ekonomi Keluarga (UPPKA): Mendorong kemandirian ekonomi bagi keluarga akseptor KB
- Pembinaan Kelompok Tribina (BKB,BKR,BKL) dan PIK-R (Pusat Informasi dan Konseling Remaja)
***


Tinggalkan Balasan