
Mimbarmalut.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Maluku Utara menyatakan sikap tegas bakal mengarahkan seluruh kadernya untuk mengepung kantor perwakilan Harita Group yang berada di Kelurahan Kalumata, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate.
Hal itu disampaikan M. Asrul, Wakil Ketua DPD GMNI Malut dalam pres rilis yang diterima media ini. Langkah tersebut ditegaskan sebagai bentuk respons atas dugaan intimidasi terhadap kader GMNI yang dilakukan oleh oknum yang diduga preman suruhan perusahaan saat aksi unjuk rasa di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara.
M. Asrul menegaskan bahwa tindakan intimidasi terhadap kader GMNI merupakan bentuk ancaman terhadap kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum.
“Untuk kader kami yang diintimidasi oleh dugaan preman utusan PT Harita Group di Halmahera Selatan, ini menunjukkan bahwa keberadaan perusahaan tersebut seolah-olah anti terhadap kebebasan menyampaikan pendapat,” tegas Asrul.
Ia menambahkan, jika intimidasi terhadap kader terus terjadi, maka GMNI Maluku Utara tidak akan tinggal diam dan siap mengerahkan seluruh kekuatan organisasi untuk melakukan aksi di kantor perwakilan perusahaan di Ternate.
Selain itu, Asrul juga menanggapi polemik internal yang muncul dari DPC GMNI Halmahera Selatan versi Sujahri Somar yang mempermasalahkan posisi Ketua Cabang GMNI Halmahera Selatan yang berada dalam barisan Risyad–Patra.
Menurutnya, persoalan tersebut tidak seharusnya dijadikan dasar untuk menyerang atau menyudutkan kader GMNI yang sedang menghadapi ancaman.
“Ini bukan soal dia berada di barisan Somar atau Risyad. Ini soal kader GMNI, kawan seideologi. Soal faksi itu urusan masing-masing individu, tetapi jika ada kader yang merasa terancam, maka itu menjadi tanggung jawab bersama seluruh kader GMNI,” ujarnya.
M. Asrul bilang DPD GMNI Maluku Utara, meminta pihak perusahaan dan aparat terkait untuk memastikan keamanan serta menjamin kebebasan berpendapat bagi seluruh mahasiswa yang melakukan aksi secara demokratis. Jika tidak ada klarifikasi dan jaminan keamanan, GMNI Maluku Utara mengancam akan melakukan aksi besar di Ternate dalam waktu dekat


Tinggalkan Balasan