Mimbarmalut.id – Kegiatan Sekolah Lansia Tangguh di Desa Wailukum, Kecamatan Kota Maba, Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) terus berjalan secara rutin.

Memasuki pertemuan ke-9 dari total 12 kali pertemuan tatap muka, para peserta lansia tetap menunjukkan semangat dan antusiasme dalam mengikuti setiap materi yang diberikan. Program ini direncanakan akan diwisuda pada Minggu ke-3 bulan April 2025.

Sekolah Lansia Tangguh merupakan program Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup lansia agar tetap sehat, mandiri, aktif, dan produktif di usia lanjut.

Pada tahun ini, melalui Dinas P2KBP3A Kabupaten Halmahera Timur, telah dibentuk 5 Sekolah Lansia Tangguh yang tersebar di 5 kecamatan, yakni Kecamatan Kota Maba, Maba Selatan, Wasile, Wasile Tengah, dan Wasile Timur.

Masing-masing Sekolah Lansia memiliki 25 peserta dengan rentang usia 60 hingga 80 tahun. Kegiatan belajar dilaksanakan satu kali dalam seminggu dengan materi yang diberikan oleh para fasilitator dan pengajar yang berasal dari tenaga kesehatan (dokter dan ahli gizi), psikolog, OPD Bidang Dalduk, Penyuluh KB/PLKB sesuai wilayah kerja, serta Ketua DPC IPeKB Haltim.

Para peserta yang ikut dalam program Sekolah Lansia Tangguh di Haltim bakal diwisudakam pada April 2025.

Ketua DPC IPeKB Haltim, Maryana Suara, SE menyampaikan bahwa Sekolah Lansia Tangguh bukan sekadar kegiatan pertemuan biasa, tetapi merupakan wadah pembelajaran bagi lansia agar tetap berdaya dan memiliki kualitas hidup yang baik.

“Kami ingin para lansia tetap sehat, bahagia, mandiri, dan merasa dihargai di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Sekolah Lansia Tangguh ini menjadi ruang belajar bersama bagi para lansia agar mereka tetap aktif, baik secara fisik, mental, maupun sosial,” ujar Maryana.

Maryana juga menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari program nasional BKKBN dan termasuk dalam salah satu program Quick Wins Presiden pada poin Lansia Berdaya (SIDAYA), sehingga pelaksanaannya menjadi perhatian bersama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan lansia di daerah.

Sementara itu, Kabid Dalduk Dinas P2KBP3A Halmahera Timur, Majidah Fabanyo, S.Ag, juga menambahkan bahwa pemerintah daerah sangat mendukung penuh pelaksanaan Sekolah Lansia Tangguh karena memberikan dampak positif bagi para lansia.

“Melalui Sekolah Lansia Tangguh, para lansia mendapatkan pengetahuan tentang kesehatan, gizi, kesehatan mental, serta kegiatan sosial yang membuat mereka tetap aktif dan produktif. Kami berharap program ini dapat terus berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi para lansia di Halmahera Timur,” tutur Majidah.

Dengan memasuki pertemuan ke-9 ini, diharapkan para peserta lansia dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga pertemuan ke-12 dan selanjutnya mengikuti proses wisuda sebagai tanda kelulusan dari Sekolah Lansia Tangguh.

“Program ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar mampu menciptakan lansia yang sehat, mandiri, aktif, dan berdaya di Kabupaten Halmahera Timur,” tutup Ketua DPC IPeKB Haltim, Maryana Suara, SE.

***

Fikram Sabar
Editor
Fikram Sabar
Reporter