Mimbarmalut.id — Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Ternate menunjukkan kinerja progresif dalam mengawal penerimaan daerah. Hingga triwulan pertama tahun 2026, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tercatat mencapai Rp45,16 miliar atau 28,28 persen dari target tahunan sebesar Rp159,69 miliar.
Capaian ini menegaskan komitmen BP2RD dalam menjaga tren positif penerimaan daerah sejak awal tahun. Sektor pajak daerah menjadi tulang punggung utama dengan realisasi Rp34,58 miliar atau 33,90 persen dari target Rp102,02 miliar.
Kepala BP2RD Kota Ternate, Mochtar Hasyim, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif serta strategi optimalisasi yang terus diperkuat di berbagai sektor pajak.
“Tren realisasi PAD menunjukkan arah positif. Ini hasil kerja bersama dan penguatan pengelolaan pajak daerah yang terus kami dorong,” ujar Mochtar Hasyim, Rabu (22/4/2026).
Menurutnya, sejumlah jenis pajak seperti pajak restoran, pajak tenaga listrik, serta BPHTB menjadi kontributor signifikan dalam menopang capaian PAD di awal tahun.
Dikatakan, selain pajak daerah, komponen hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan bahkan melampaui target hingga 111,73 persen, menjadi indikator bahwa pengelolaan aset daerah berjalan efektif dan memberikan nilai tambah bagi pendapatan daerah.
Mochtar menegaskan, BP2RD akan terus mendorong peningkatan di sektor retribusi daerah yang saat ini masih berada pada angka 15,54 persen. Kata dis, upaya pembenahan sistem, digitalisasi layanan, serta penguatan pengawasan menjadi fokus utama untuk meningkatkan kontribusi sektor pada ini.
Selain itu, pihaknya juga tetap optimistis realisasi PAD akan terus meningkat seiring dengan aktivitas ekonomi masyarakat yang semakin membaik.
“Kami optimistis capaian ini akan terus bergerak naik. BP2RD berkomitmen menjaga konsistensi dan meningkatkan kualitas pelayanan demi optimalisasi PAD Kota Ternate,” pungkasnya.



Tinggalkan Balasan