Mimbarmalut.id – Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Chasan Boesoiri (RSUD CB) kembali tunjukkan komitmennya hadirkan pelayanan kesehatan yang modern, responsif dan berorientasi pada keselamatan pasian melalui launching sistem resep elektronik (e-Resep), serta peresmian Depo Barat Rumah Sakit.

Dalam kesempatan itu, Direktur RSUD CB, dr. Rosita Alkatiri menegaskan, bahwa pelayanan kesehatan di era saat ini tidak lagi hanya berbicara tentang penyediaan fasilitas medis, tetapi juga menyangkut kecepatan, ketepatan, transparansi, dan rasa aman yang diterima masyarakat dalam setiap proses pelayanan.

Menurut Rosita, peluncuran e-Resep dan peresmian Depo Barat menjadi bagian dari visi besar RSUD dr. H. Chasan Boesoirie dalam memperkuat ekosistem pelayanan kesehatan terpadu di Maluku Utara.

“Kami berkomitmen terus mendorong lahirnya berbagai inovasi pelayanan yang tidak hanya berorientasi pada aspek administratif, tetapi juga pada pengalaman dan kepuasan pasien,” ucap dr. Rosita Alkatiri dalam sambutannya pada Senin (11/5/2026).

Peresmian tersebut turut dihari Anggota DPD RI, Hidayat Mudaffar Sjah.

Rosita menjelaskan, sistem e-Resep menjadi bagian dari ikhtiar rumah sakit dalam membangun tata kelola pelayanan farmasi yang lebih efektif, efisien, dan terintegrasi.

Sistem tersebut lanjut Rosita, dapat memungkinkan proses pelayanan obat berjalan lebih cepat, meminimalisasi kesalahan administrasi maupun pembacaan resep, sekaligus meningkatkan akurasi pelayanan kepada pasien.

“Transformasi pelayanan kesehatan harus berjalan seiring dengan perkembangan kebutuhan masyarakat. Rumah sakit tidak boleh berhenti pada pola pelayanan konvensional, tetapi harus mampu menghadirkan sistem kerja yang modern, adaptif, dan tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan,” pungkasnya.

Lebih jauh, Rosita menerangkan bahwa kehadiran Depo Barat menjadi jawaban atas kebutuhan peningkatan akses pelayanan farmasi yang lebih dekat, nyaman, dan responsif bagi pasien maupun keluarga pasien.

Dengan demikian, Rosita bilang, pengembangan fasilitas tersebut, rumah sakit berharap distribusi layanan menjadi lebih merata dan waktu tunggu pasien dapat ditekan secara signifikan.

Fikram Sabar
Editor
Fikram Sabar
Reporter