Mimbarmalut.id — Gencar percepatan kemajuan infrastruktur pembangunan di wilayah Maluku Utara, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Malut menegaskan komitmen mereka dalam membuka ruang kolaborasi dengan organisasi kepemudaan.
Hal itu ditegaskan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPJN Malut, Abdul Hamid Payapo saat bertemu langsung dengan organisasi kepemudaan. Dalam kesempatan itu, Abdul Hamid menyatakan bahwa pihaknya membuka ruang kolaborasi dengan organisasi kepemudaan dalam rangka mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di daerah.
Abdul Hamid Payapo juga menekankan bahwa pembangunan infrastruktur tidak semata berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga menyangkut masa depan dan kesejahteraan masyarakat.
“Kami membuka diri seluas-luasnya untuk menerima masukan. Pembangunan jalan bukan hanya soal aspal dan beton, tetapi bagaimana kita membangun masa depan Maluku Utara secara bersama,” ucap Abdul Hamid pada Senin (4/5) kemarin.
Abdul Hamid yang kerap disapa Haji Mito ini juga menerangkan bahwa keterbukaan BPJN Malut untuk menjadikan organisasi kepemudaan sebagai mitra strategis sekaligus kritis dalam mengawal pembangunan, serta menjembatani aspirasi masyarakat dari tingkat desa hingga perkotaan.
Haji Mito yang menerima sejumlah masukan terkait kebutuhan prioritas pembangunan jalan di Maluku Utara itu, terdapat beberapa ruas strategis yang menjadi perhatian antara lain Payahe–Saketa, jalan lingkar Pulau Obi, Halmahera Tengah–Halmahera Timur, serta sejumlah titik infrastruktur di Halmahera Selatan.
Konektivitas ini dinilai sebagai faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, diperlukan sinergi yang kuat antara BPJN dan pemerintah daerah, terutama di tengah keterbatasan anggaran.
Selain itu juga, ia memastikan bahwa BPJN akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa setiap aspirasi dari elemen pemuda akan menjadi bagian penting dalam perencanaan pembangunan ke depan.
Sinergi ini diharapkan menjadi langkah awal menuju pemerataan pembangunan infrastruktur sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Maluku Utara.
***

Tinggalkan Balasan