“Kepolisian harus bertindak cepat sebelum jatuh korban jiwa, karena membiarkan petani hidup dalam bayang-bayang ketakutan adalah bentuk kegagalan dalam memberikan perlindungan mendasar bagi warga negara,” pungkasnya.

Sebagai organisasi perjuangan, DPD GMNI Maluku Utara berkomitmen untuk terus mengawal persoalan ini hingga situasi di Halmahera Timur benar-benar kondusif.

GMNI menuntut adanya langkah konkret dari Polda Maluku Utara dalam waktu sesingkat-singkatnya agar stabilitas keamanan di wilayah Maba Selatan kembali pulih dan masyarakat dapat beraktivitas tanpa rasa was-was.

***

Mimbar Malut
Editor
Fikram Sabar
Reporter